Minggu, 01 September 2013

Mimpi Aneh di Siang Bolong



Mimpi Aneh di Siang Bolong
13.40 (Senin 26 Agustus 2013)

Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.

Tuhan ada yang terjadi denganku? Apa maksud dari mimpi tadi? Kenapa seakan-akan ada yang mengikatku supaya aku tidak bangun. Seperti ada yang terus menyerangku. Setiap aku memberontak untuk membuka mata tapi tetap saja tidak bisa bangun. Aku terus menerus berteriak meminta tolong, memanggil-manggil kawan-kawanku, bahkan saat di kampus. Aku merasa benar-benar tidak bisa membuka mata. Aku sudah sekuat tenaga membuka mata, tapi tetap saja tidak bisa. Banyak yang kumintai tolong dengan berbagai permintaan. Minta air, tetapi kenapa Cuma dua teguk setelah itu ku ditinggal lagi. Minta kawan-kawan dan dosenku cukup untuk berteriak dan memanggil ku kenapa kaku tidak bangun-bangun. Saat itu aku benar-benar putus asa. Akhirnya aku keluar ke lapangan, kebetulan saat itu aku merasakan hujan deras. Berharap aku kebangun.. tetapi kenapa tetap saja tidak, malah semakin parah…

Seperti ada yang menangkapkapku. Bukan menggunakan jala atau tangan tapi menggunakan semacam tali. Iya tali yang bercahaya putih tapi bersinar seperti listrik. Aku masih terombang-ambing di lautan air yang tak kumengerti itu dimana, karna aku masih berusaha membuka mataku, dan berharap ada yang memnggilkuku karna aku hanya bermimpi dan tidur. Tetapi tidak ikutan itu tidak hanya putih, seperti ada tali lain yang berwarna merah menyerangku, mengikatku, menariku kearah mereka, tapi terus kucoba memberontak dan melawan. Entah siapa mereka, tak tampak disana wajah siapapun yang ada hanya tali merah yang menyebalkan itu.

Hampir saja aku pasrah, biarkan saja tubuh ini jatuh dan tercebur di lautan air biar aku terbangun. Tetapi apa yang terjadi, lagi-lagi tali putih itu mencoba menangkap dan menarik aku kea rah mereka. Saat ini aku hanya bisa berpasrah ada yang menolongku untuk bangun dari tidur, aku percaya ini hanya mimpi. Dan setelah itu aku lupa apa yang terjadi…

Belum seselesai disitu, lagi-lagi saat ku mencoba untuk bangun tetap saja mata belum terbangun.. sekarang aku sadar aku berada di kost, tapi lagi-lagi aku tidak bisa bangun. Aku ingat atu orang, mas Leski. Aku sadar bahwa sampingku adalah mas leski. Dengan penuh kekuatan aku mencoba berdiri, berteriak, merangkak.. mas leskiii… mas leski… tolongg aku… mass.. mass.. tolong akuuu, terus berulang kali aku berteriak tapi tetap saja nihil, ga ada hasil. Aku tidak pantang menyerah terus berteriak, sampai saat itu seperti ada sedikit harapan meski hanya sebantar kemudian sirna. Harapan itu hanya sekilas suara motor mas leski yang sangat khas suaranya, terdengar sayup-sayup kemudian menghilang lagi. Tuhan apa yng terjadi, ayukk bangunnnn….!! Bangunnnn advennttt….!!

Akhirnya, aku terbangun dengan berteriak sangat kuat.. seperti di film2, keringatku benar-benar bercucuran, kasurku basah keringat, kepalaku pusing dan tak karuan, dan suara nafasku yang terkekeh-kekeh saling memburu… ohh Tuhan, apa arti dari semua ini…
Atau aku sudah terlalu jauhkan meninggalkan dirimu? kenapa seperti banyak sekali godaan dan tak ada seorangpun yang bisa membantu aku. Tuhan maafkan saya bila banyak sekali dosa-dosa yang saya perbuat. Saya hanya manusia hina yang memang tak pernah luput dari dosa. Tuhan maafkan sayaa…

Sempat berfikir, bila taka da orang-orang di sekitar yang menyayangi saya mungkin aku tidak akan terbangun sampau kapanpun. Berkat doa-doa dan dukungan dari kalian semua aku masih diberi kesempatan untuk hidup lagi. Aku bersyukur untuk pengalaman ini.. Tuhan sertailah dalam setiap langkah hidupku… amin.
Red_adv91



                                                                                           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar